Path: Top <-> Jurnal

Studi Faktor Penilaian Plagiat Menggunakan Analytical Hierarchy Process Sebuah Studi Kasus Kualitatif

06 Juni 2017
Undergraduate Theses from STMIK-29012916 / 2017-07-04 14:53:45
By : Hilyah Magdalena, S.Kom., M.Kom. Hadi Santoso, S.Kom., M.Kom. , Perpustakaan STMIK Atma Luhur
Created : 2017-07-04, with 1 files

Keyword : Plagiarisme, Analytical Hierarchy Process, STMIK Atma Luhur

Plagiat adalah perilaku curang yang mengambil hasil karya ilmiah orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri. Ada banyak kategori, ruang lingkup, media, alasan, dan bentuk plagiat. Perguruan tinggi adalah salah satu institusi yang rentan terhadap laku plagiat. Dengan beragam bentuk dan alasan, maka menilai karya ilmiah harus dilakukan dengan kriteria yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini dirancang untuk menyusun faktor – faktor apa saja yang dapat dijadikan dasar untuk menilai apakah sebuah karya ilmiah adalah hasil plagiat atau bukan, khususnya untuk ruang lingkup kampus STMIK Atma Luhur. Penelitian ini melibatkan banyak kriteria dan banyak alternatif. Keadaan ini membutuhkan metode penelitian yang mampu mempertimbangkan aspek kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan kondisi tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Hasil Pengolahan data menunjukkan bahwa faktor terpenting untuk dicermati dalam menilai plagiat adalah faktor Pelaku dengan bobot 17,9%, faktor terpenting kedua adalah Ruang Lingkup Plagiarisme dengan bobot 17%, dan faktor terpenting ketiga adalah Kategori plagiarisme. Sedangkan hasil karya ilmiah yang paling banyak dijadikan sasaran plagiat adalah Artikel dengan bobot 34,1%.

Description Alternative :

Plagiat adalah perilaku curang yang mengambil hasil karya ilmiah orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri. Ada banyak kategori, ruang lingkup, media, alasan, dan bentuk plagiat. Perguruan tinggi adalah salah satu institusi yang rentan terhadap laku plagiat. Dengan beragam bentuk dan alasan, maka menilai karya ilmiah harus dilakukan dengan kriteria yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini dirancang untuk menyusun faktor – faktor apa saja yang dapat dijadikan dasar untuk menilai apakah sebuah karya ilmiah adalah hasil plagiat atau bukan, khususnya untuk ruang lingkup kampus STMIK Atma Luhur. Penelitian ini melibatkan banyak kriteria dan banyak alternatif. Keadaan ini membutuhkan metode penelitian yang mampu mempertimbangkan aspek kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan kondisi tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Hasil Pengolahan data menunjukkan bahwa faktor terpenting untuk dicermati dalam menilai plagiat adalah faktor Pelaku dengan bobot 17,9%, faktor terpenting kedua adalah Ruang Lingkup Plagiarisme dengan bobot 17%, dan faktor terpenting ketiga adalah Kategori plagiarisme. Sedangkan hasil karya ilmiah yang paling banyak dijadikan sasaran plagiat adalah Artikel dengan bobot 34,1%.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDSTMIK-29012916
OrganizationPerpustakaan STMIK Atma Luhur
Contact Namedelpiah
Addressselindung
Citypangkalpinang
Regioni
CountryIndonesia
Phone
Fax
Administrator E-maildelphibabel@atmaluhur.ac.id
CKO E-maildelphibabel@gmail.com

Print ...

Contributor...

  • Editor: Nuryani